“sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri” (Q.S. Ar-Ra’du : 13)
Ayat diatas menjadi penegasan bahwa Allah hanya kan membiarkan suatu kaum atau seseorang tetap dalam kondisi terburuk jika kaum/orang itu tidak berniat untuk menubah. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah mengutus seorang sahabatnya kepada seorang Pembesar Jahiliyah untuk mengajaknya kepada agama Allah. Berkatalah Pembesar itu “Apakah Rabb-mu, yang engkau ajak supaya aku menyembah-Nya itu dibuat dari besi, tembaga, parak atau emas?” Utusan itu kembali dan melaporkan kejadian itu kepada Rasulullah saw, kemudian ia disuruh kembali mengajak Jahiliyah itu sampai tiga kali. Maka Allah mengirimkan petir untuk menyambarnya sampai terbakar.

