Dalam Islam, masa lalu tidak boleh dijadikan catatan sejarah semata. Ia harus memberikan manfaat yang mana pelaku atau orang lain harus menjadikan masa lalu sebagai kaca untuk melihat diri apa yang buruk di masa lalu tidak boleh terulang. Kalau unta saja tidak mau terperosok ke dalam lubang yang sama dua kali, apalagi manusia. Inilah beberapa kiat yang dapat kita lakukan agar kita tidak jatuh ke dalam lubang yang sama dan kembali menyesal.
- Muhasabah
Imam Syafii pernah berkata : “tafakur satu jam lebih baik dari ibadah satu tahun”. Ungkapan Imam Syafii tentu tidak bermaksud membandingkan dua hal seraya menafikan satu diantaranya. Ia tidak bermaksud mengajar orang untuk tafakur satu jam lalu tidak beribadah satu tahun. Sang Imam hanya ingin menekankan pentingnya merenung, muhasabah dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan di masa lampau. Evaluasi ini akan menjadi cermin sekaligus neraca bagi kualitas dan kuantitas seorang muslim.
