Showing posts with label Artikel. Show all posts
Showing posts with label Artikel. Show all posts

Saturday, June 25, 2011

Manajemen Pribadi Part II


Dalam Islam, masa lalu tidak boleh dijadikan catatan sejarah semata. Ia harus memberikan manfaat yang mana pelaku atau orang lain harus menjadikan masa lalu sebagai kaca untuk melihat diri apa yang buruk di masa lalu tidak boleh terulang. Kalau unta saja tidak mau terperosok ke dalam lubang yang sama dua kali, apalagi manusia. Inilah beberapa kiat yang dapat kita lakukan agar kita tidak jatuh ke dalam lubang yang sama dan kembali menyesal.

  • Muhasabah
Imam Syafii pernah berkata : “tafakur satu jam lebih baik dari ibadah satu tahun”. Ungkapan Imam Syafii tentu tidak bermaksud membandingkan dua hal seraya menafikan satu diantaranya. Ia tidak bermaksud mengajar orang untuk tafakur satu jam lalu tidak beribadah satu tahun.  Sang Imam hanya ingin menekankan pentingnya merenung, muhasabah dan mengevaluasi apa yang telah dilakukan di masa lampau. Evaluasi ini akan menjadi cermin sekaligus neraca bagi kualitas dan kuantitas seorang muslim.

Manajemen Pribadi


“sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada dalam diri mereka sendiri” (Q.S. Ar-Ra’du : 13)

Ayat diatas menjadi penegasan bahwa Allah hanya kan membiarkan suatu kaum atau seseorang tetap dalam  kondisi terburuk jika kaum/orang itu tidak berniat untuk menubah. Dalam suatu riwayat dikemukakan bahwa Rasulullah mengutus seorang sahabatnya kepada seorang Pembesar Jahiliyah untuk mengajaknya kepada agama Allah. Berkatalah Pembesar itu “Apakah Rabb-mu, yang engkau ajak supaya aku menyembah-Nya itu dibuat dari besi, tembaga, parak atau emas?” Utusan itu kembali dan melaporkan kejadian itu kepada Rasulullah saw, kemudian ia disuruh kembali mengajak Jahiliyah itu sampai tiga kali. Maka Allah mengirimkan petir untuk menyambarnya sampai terbakar.

ShareThis